Telah dilaporkan ada seroang lelaki yang malakukan penembakan gereja Texas. Gereja tersebut berada di Wesr Freeway of Christ di White Settlement berada dekat kota Fort Wort Texas Amerika Serikat. Pada waktu penembakan tersebut jemaat gereja sedang melakukan kebaktian di setiap hari Minggu.

Kasus penembakan gereja Texas ini menyebabkan duaorang meninggal, ini termasuk tersangka penembakan juga. Dan ada satu orang lagi yang mengalami luka usai jemaat geraja yang membalas menembak.

j.P Bevering selaku Kepala Kepolisian White Settlement mengatkan abahwa kejadian tersebut telah terekam kamera pengawan yang berada di dalam gereja.

Kronologi kejadian penembakan gereja Texas

Penembakan yang Terjadi di Gereja Wilayah Texas

Sebelum melakukan aksinya, pelaku terlebih dahulu bangun dari duduknya lalu kemudian berbicara dengan seseorang, lalu kemudian dirinya mengumbar tembakan senapannya. Kemudian seorang petugas keamana geraja yang tenagh berjaga di geraja terkena tembakan dari pelaku sampai tewas.

Pada saat itu ada seorang jemaat yang kebetulan juga membawa senjata dan membalas untuk menembak si pelaku tersebut. Pelaku yang terkena tembakan langsung robih karena peluru yang dilontaran kepadanya dan akhirnya meninggal di lokasi.

Sedangkan ada satu orang yang lain mengalami cideran yang serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Dalam video rekaman dari kamera pengawas tersebut nampak terlihat semua jemaat yang berada di geraja sekitar berjumlah 100 orang langsung panik dan berteriak. Jamaat tersebut langsung tiarap dan mencari tempat untuk berlindung.

“sangat disayangkan bahwa kejadian penembakan seperti ini sudah cukup sering kita lihat dan kami seperti terbiasa dengan hal seperti ini. peristiwa ini sungguh buruk dan juga tragis, terlebih peristiwa ini terjadi ketika dalam musim liburan,” ungkap Kepala Departemen Keamanan Masyarakat Texas yaitu Jeoff Williams.

Identitas pelaku penembakan geraja Texas

penembak gereja texas

Telah diketahui bahwa pelaku penembakan geraja Texas yaitu bernama Keith Thomas Kinnunen. Dirinya terlihat berdiri di gereja West Freeway Christ di White Settlement. Lalu kemudian dirinya menembak sebelum dirinya sendiri berakhir tertembak dan tewas.

Sementara jemaat yang berhasil membunuh pelaku penembakan tersebut berbicara bahwa dirinya tidak menganggap bahwa dia menjadi seorang pahlawan di insiden tersebut.

Pria tersebut bernama Jack wilson yang merupakan seorang sukarelawan di tim keamanan gereja. Dia mengungkapkan bahwa menembakkan satu tembakan ke arah kepala pelaku supaya bisa menjatuhkan pelaku penembakan tersebut saat kebaktian. Kebaktian di hari Minggu tersebut telah dihadiri sebanyak 240 orang dan disiarkan dengan langsung dalam media sosia.

“ada beberang orang yang berada di depan saya. Saya perlu menunggu hingga mereka keluar dari jalur tembakan saya sebab saya tidak ingin tembakan saya mengenai mereka,” ungkap Jack Wilson.

“di titik tersebut penembak tengah keluar dari sudut matanya sebab dia berjalan menujua pada bagian depan gereja. Lalu dirinya agak setengah berbalik ke arakku dan pada waktu itulah aku akhirnya melakukan tembakan,” ungkapnya lagi.

Dirinya mendapat pujian atas aksi heroik yang bisa menghentika penembakan dan mengakhiri insiden naas tersebut. Walaupun kejadian tersebut menyebabkan korban tewas dari pihak jemaat.

Greg Abbot selaku Gubernur Texas juga telah memberi pernyataan terkait insiden penembakan ini. “ rumah ibadah merupakan tempat suci, dan saya mengucap syukr ada anggota gereja yang bertindak dengan cepat untuk bisa menjatuhkan penembak dan dapat membantu mencegah adanya banyak korban jiwa yang lain,” tuturnya.

Bahkan pihak geraja juga menyiarkan secara langsung video kejadian penembakan tersebut pada situs web resmi mereka.

“kami turut berduka cita atas meninggalnya korban dan keluarga mereka yang terbunuh di dalam tindakan kejahatan serta kekerasan yang terjadi di Gereja Freeway West Of Christ,” ungkap Abbot kembali.

Telah diketahui bahwa pelaku penembakan gereja Texas yaitu Kinnunen mempunyai catatan kriminan termasuk tuduhan penyerangan menggunakan senjata mematikan pada tahun 2009 silan.

Jaksa Agusng wilayah Texas yaitu Ken Paxton mengungkapan di hari Senin pelaku penembakan tersebut menghadiri gereja beberapa kali sebelum dirinya diketahui mengidap sakit jiwa. Tetapi, kemungkin adanya motif lain insiden tersebut masih terus diselidiki.

“mereka menyambut para orang tunawisma ke gereja mereka. Pada wkatu itulah mereka menyambut orang ini pergi ke gereja mereka,” katanya.

Seorang pengacaya juga mengatakan bahwan negara-negara lain untuk memperbolehkan warga negaranya membawa senjata yang tersembunyi untuk digunakan sebagai alata membela diri. “ ini merupakan hal yang dilakukan kedepannya,” tambahnya.

Di bulan Spetember telah dikeluarkan undang-undang baru yang diberlakukan di Texas yang telah memperbolehkan para pemilik pistol yang berlisensi untuk bisa membawa senjatanya di area tempat peribadahan.

Senjata api yang telah menewaskan sebnayak 36.000 orang setiap tahunya di Amrika Serikat, yang merupaka salah satu negara yang paling bersenjata di dunia. Mereka telah tewas menggunakan senjata api dengan bunuh diri, pembunuhan, penembakan dan berbagai insiden yang melibatkan anggota keamanan seperti polisi.

Kasus insiden penembakan massal yang terjadi di AS juga terus mengalami peningkatan tajam dalam waktu bebrapa tahun terakhir ini. kejadian inijuga membuat publik merasa khawatir dan telah memicu perdebatan baru untuk bisa mengendalika peredaran senjata api.

Next Post

Pesawat Pribadi Telah Jatuh di Texas

Sun Aug 16 , 2020
Ada sebanyak sepuluh orang yang tewas sebab satu pesawat jatuh di Texas. Pesawaat jatuh tersebut merupakan pesawat pribadi dengan pendorong turbo jatuh di hanggar ketika […]
Pesawat Pribadi Telah Jatuh di Texas

You May Like